Sisi Lain Wanita Indonesia Menikah dengan Bule, Ternyata Menguras Air Mata


Sudah bertahun-tahun dokter dan YouTuber dari Indonesia, Fransiska, menjalani rumah tangga dengan suami bule tercintanya, Chris. Setelah menikah, Fransiska yang asli Indonesia terus menetap di Prancis bersama suaminya.
Lewat video di channel YouTube-nya, Keluarga Dokter Fransiska di Perancis, Fransiska membagikan cerita suka duka menikah dengan bule Prancis dan tinggal di luar negeri.
Tak melulu tentang kebahagiaan, banyak juga tantangan yang harus dihadapi. Terutama tentang hidupnya yang harus terpisah ribuan kilometer dari keluarga di Indonesia.
"Jadi enggak semua hore-hore bahagia, tapi juga banyak nangisnya. Pertama karena harus jauh dari keluarga, itu yang paling berat," ujar Fransiska, dikutip dari video YouTube Keluarga Dokter Fransiska di Perancis, Selasa (19/5/2020).
Berjauhan dari keluarga bukanlah hal yang mudah baginya. Dari yang biasanya bisa dengan mudah bertemu, kini hanya bisa menyapa via internet. Selain itu, karena pindah negara ia harus bergaul dengan teman baru di sana.
"Belum lagi harus pindah ke sini harus cari teman baru. Cari teman baru yang satu pemikiran, yang satu pola pandang itu enggak gampang," tuturnya.

Tantangan berikutnya adalah soal agama. Fransiska tak memungkiri kalau menyamakan pemikiran tentang keyakinan bukanlah hal yang mudah.
"Bebas beragama, tapi bisa benar-benar satu pandangan, satu pikiran mengenai masalah ketuhanan bukan suatu hal yang gampang. Butuh proses sama gue, sama Mas Chris. Belum lagi lingkungan kita yang ateis segala macem. Salah satu hal yang berat menurut gue, cukup menguras air mata juga," jelasnya.
Selain tentang keyakinan dan berjauhan dari keluarga, rupanya makanan juga bisa menjadi masalah dalam rumah tangga. Tumbuh besar dengan budaya dan kuliner yang berbeda, Fransiska dan Chris mau tak mau harus saling beradaptasi juga soal makanan sehari-hari.
Wanita Indonesia itu menceritakan kalau di masa-masa awal menikah, suami bulenya kerap protes karena setiap hari disajikan nasi.
"Dulu-dulu ya agak susah awal-awal nikah itu masak nasi ngomel, nasi lagi, nasi lagi. Kalau kita pendampingnya selalu nasi, kalau mereka kan kalau enggak kentang, sayuran," tuturnya.
Pria Prancis itu juga belum terbiasa dengan masakan yang pedas. Jika agak pedas sedikit bisa sakit perut.
"Untuk yang kayak kita, cita rasa yang gurih, yang pedas agak susah apalagi suami, pedas dikit sakit perut," kata Fransiska.
Namun seiring berjalannya waktu, sang suami tak lagi mempermasalahkan soal cita rasa masakan. Justru ia kini menggemari masakan Indonesia.
"Butuh waktu, sekarang sudah lebih beradaptasi, apalagi sudah tahu kuliner Indonesia itu enak banget. Paling senang dia rendang, perkedel jagung, siomay. Di balik kesedihan dan duka-duka itu akhirnya jadi suka juga," ungkapnya.

Comments

Popular posts from this blog

Alhamdulillah Hari Ini Turun Drastis, Tanda Pandemi Corona Akan Berakhir

Pelakor, Janda Tega Rebut Suami dari Istri yang Baru Melahirkan